Oleh: rodin | 20.01.2005

SMS Polisi 1717

Barusan saya dapat forwardan email isinya ini:

From: Febry Arsianto [mailto:febdin--cuttedn
Sent: Thursday, January 20, 2005 10:09 AM
To: al-izhar-pl@--cutted
Subject: [al-izhar-pl] Bahaya? SMS Polisi 1717

Harap diingat nih nomor SMSnya buat jaga2 dan sebarluaskan!

———————–
Bahaya? SMS Polisi 1717
———————–

SUDIRMAN – Bila Anda sedang dalam situasi bahaya atau
melihat kejadian kriminal yang memerlukan penanganan pihak
kepolisian, tak perlu bingung.

Caranya mudah, SMS saja ke 1717. Pesan singkat tersebut
akan segera ditanggapi Polda Metro Jaya dengan cepat.

SMS Polisi 1717 dan Emergency Response System (ERS) – panic
button – merupakan program terbaru Polda Metro Jaya bernama
SIAP! (Sistem Integrasi Aplikasi Polisi).

Program SIAP yang diluncurkan kemarin merupakan hasil kerja
sama Polda Metro Jaya dengan operator selular Telkomsel.

Menurut Kabid Telematika Kombes Pol Wiliardi Wizar, program
ini memiliki misi memudahkan masyarakat dalam menyampaikan
pengaduan yang membutuhkan informasi maupun tindakan
kepolisian.

Dalam hal ini, polisi akan segera mengetahui posisi si
pengirim pesan singkat (SMS), lewat pelacakan nomer telepon
atau ponsel si pengirim melalui teknologi GPS/GPRS (Global
Position System). Caranya, cukup dengan hanya memencet
tombol Panic Button.

Keunggulan SMS Polisi 1717 ini dapat diakses oleh semua
operator selular. Menggunakan server khusus sehingga dapat
cepat terkirim dan terkoneksi langsung dengan server
operator selular. Plus, dengan teknologi GPS/GPRS, maka
seluruh mobil maupun motor patroli PMJ yang sudah
dilengkapi chipseat dapat mengakses langsung ke satelit.

Sehingga, mobil patroli maupun motor patroli yang terdekat
akan segera dapat diinstruksikan atau diperintah mendatangi
posisi si pengirim SMS maupun menghampiri TKP (Tempat
Kejadian Perkara).

Bagaimana dengan SMS iseng. Jangan coba-coba! Sebab, polisi
akan segera mengetahui posisi si pengirim. “Pengirim SMS
yang mau ngerjain atau nipu kita, juga akan segera terlacak
posisinya. Selama nomer PIN pengirim masih tersimpan di
dalam hand phone-nya,” tegas Wiliardi.

Salam,
Febry – Ortu Nana —

Now let’s review the fact:
1. ada dua kalimat yang bertentangan:

Program SIAP yang diluncurkan kemarin merupakan hasil kerja
sama Polda Metro Jaya dengan operator selular Telkomsel.

dibawahnya:

Keunggulan SMS Polisi 1717 ini dapat diakses oleh semua
operator selular. Menggunakan server khusus sehingga dapat

Seingat saya kalau pakai short code harusnya pakai kerjasamanya semua operator nggak cuma Telkomsel doang.

2. Panic button di sebelah mana? Di HP? Jelas kagak ada? Di Mobil Polisi? Lha yang ‘panic’ polisinya atau ponsel si pengirim?

Dalam hal ini, polisi akan segera mengetahui posisi si
pengirim pesan singkat (SMS), lewat pelacakan nomer telepon
atau ponsel si pengirim melalui teknologi GPS/GPRS (Global
Position System). Caranya, cukup dengan hanya memencet
tombol Panic Button.

3. Masih refer ke no 2, nggak semua Ponsel dilengkapi GPS cuman segelintir saja yang butuh dan pengin kayak begituan. Melacak nomor telepon (dan lokasinya)? Bisa, istilah kerennya Location based Service, dari tiga+ titik BTS, kita bisa mencari lokasi HP dengan GSM number xxx. Ketelitiannya? Ratusan meter.

4. Sama dengan no 3:

Bagaimana dengan SMS iseng. Jangan coba-coba! Sebab, polisi
akan segera mengetahui posisi si pengirim. “Pengirim SMS
yang mau ngerjain atau nipu kita, juga akan segera terlacak
posisinya. Selama nomer PIN pengirim masih tersimpan di
dalam hand phone-nya,” tegas Wiliardi.

Karena ketelitiannya ratusan meter, ini hanya bisa ketahuan kalau hanya ada beberapa orang yang lagi pakai telepon genggan secara bersamaan yang berjauhan kira-kira ratusan meter juga.
Lagian kalau kita ngirim SMS, masih ada antrian di server operator. Just like mail. So ketika SMS diterima, nomor ketahuan, yang ngirim udah keburu matiin HP dan nggak keregister di BTS manapun so: nggak akan ketahuan.

Jadi kalau menurut gue, SMS 1717 (sekarang), mungkin baru cuman nampung SMS keluhan doang. It’s useless kalau identitas dan lokasi pengirim nggak disertakan di SMSnya (cukup nggak sih 160 karakter nampung laporan+nama jalan?)


Tanggapan

  1. pak daerah siantar para polisi main judi dan polisi lain nya ga mau nangkap


Beri tanggapan

Your response:

Kategori