Sungguh bukan hal yang nyaman duduk di bioskop melihat darah bersemburatan, dengan tata cahaya kuning gelap. Kisah prajurit Sparta yang memblokade pasukan Persia di tanah Yunani, yang pada akhirnya membangkitkan orang Yunani.
Mata pemeran utama Raja Leonidas yang lebar dengan alis tebal plus teriakan yang membahana menghiasi film di sana-sini. Dengan yang ambar-gambar terasa banyak menggunakan shoot jarak dekat, rasanya alur cerita menjadi agak lambat.
Eniwei, saya nggak terlalu suka akhirnya. Udah ketebak gitu.