Film dibuka dengan adegan yang membosankan karena kita sudah ‘terbiasa’ melihat Mr. Bean’s yang ’seperti itu’. (Why my ‘e’ key is always failed, i have to push more backspaces!).
Tetapi semakin lama, cerita semakin menggairahkan, walau dengan ‘tipe’ kelucuan yang sama seperti biasanya. Adegan ang paling lucu menurut saya adalah ketika Mr. Bean menirukan peran opera di sebuah pasar diiringi lagu ‘O Mio Babino Caro’ (?) untuk mencari recehan yang akan digunakan untuk menelpon Bapak Si Anak yang ketinggalan kereta.
Anyway, it’s a funny movie. Tonton bersama keluarga lebih OK.
saya suka nonton film ini malahan kalau bisa film ini diputar setiap malam minggu. . . .ok sukses buat smua……
Oleh: yosua on 12.06.2008
at 13:43:34