Oleh: rodin | 3.11.2007

Habis Baca Buku: Para Priyayi, Sebuah Novel

Buku ini buku kedua yang saya baca, setelah Supernova. Pagi-pagi ketika mau berangkat ke kampus, saya mencomotnya dari rak buku di rumah, dan mulai membacanya ketika sudah duduk di kereta. Buku ini habis daam waktu 2 hari, jadi kira-kira 4 jam setelah membaca, tebal buku 300 halaman.

Menurut saya, buku ini sangat bagus, di dalamnya kita dibawa menjelajahi alam pengalaman setiap “priyayi”, dari kakek-anak-cucu-ponakan-istri dari keluarga “priyayi” dari Wanagalih. Tiap pikiran digambarkan dengan detail, tiap suasana digambarkan dengan rapi, dan tiap lokasi mendapatkan kata-kata yang tepat. Saya kagum pada kemampuan Pak Umar Kayam untuk menjelaskan jalinan waktu antara orang-orang yang menjadi tokoh di novel ini.

Salah satu pelajaran yang bisa saya ambil dari buku ini adalah, nasib bisa merubah seseorang, tapi kalau tidak sungguh-sungguh, ya sama aja bo’ong.

Kalau saja, saya tahu Wanagalih dan Wanalawas itu dimana. :D


Tanggapan

  1. bukannya nasib gak bisa berubah, exactly.. :)

    nasib hanya diketahui setelah orang mengalami kejadiannya, bukan sebelumnya :)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.