Oleh: rodin | 8.12.2007

Menggunakan Linux

Saya berkenalan dengan Linux setelah membeli seperangkat komputer di tahun 1998, thanks to Farid. Komputer dengan prosesor AMD dan memori 128M
seingat saya harganya hampir 6 juta.

Pertama kali saya mendapatkan CD Linux RedHat 5(?) dari Zikri (hai Zik!), tapi entah kenapa CDnya tidak jalan juga. Setelah layar boot langsung restart.

CD kedua adalah RedHat 6.1, saya lupa dapat dari mana. Di saat itu yang menjadi permasalahannya adalah tidak adanya driver untuk kartu grafik merk S3 saya (Virge?). Refresh rate monitor saya juga tidak terdeteksi Setelah capek mencari setting XWindow yang pas, saya menyerah dengan menggunakan resolusi raksasa 640×480.
Akhirnya saya tidaktidak terlalu menarik bagi saya untuk mulai ber-Gnome ria.

Entah sejak kapan saya menggunakan desktop KDE, mungkin sejak RedHat 6.2. Pada saat itu kalau tidak
salah driver S3 saya sudah bisa terdeteksi. Jadi XWindow sudah beres. Desktop KDE lebih terasa familiar daripada desktop Gnome. Salah satu keasyikan saya pada saat itu adalah belajar PHP3. Instalasinya pada saat itu masih manual karena tidak ada namanya rpm -ivh php*. Saya belajar bagaimana mengkompilasi php supaya menjadi apache module.

Setelah menggunakan RedHat 9, saya mencoba Fedora. Yang mengejutkan adalah saya mendapat hadiah ulang tahun SuSE Linux Professional 9.1 dari kakak saya. Sejak saat itu, saya menggunakan SuSE di Notebook saya.

Sampai suatu saat Ubuntu datang, dan saya mengganti SuSE saya dengan Ubuntu.  Bukan masalah bagus-tidak bagus, fanatik-tidak fanatik. Cuma perasaan lebih enak saja pas konfigurasi Wifinya Notebook.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.