Oleh: rodin | 24.02.2008

Layanan Web pada Fx3-id: Searchplugin

… Satu ujian telah selesai, 2 menunggu…

Mic Berman dari l10n akhirnya mengomentari masalah searchplugins untuk fx3-id. Kode sumber fx3-id pada CVS memang hanya menyertakan Google, Yahoo-id, dan Wikipedia-id untuk pencarian. Seperti telah saya duga sebelumnya, jumlah searchplugin terlalu sedikit untuk firefox-l10n pada umumnya. Beliau menyarankan untuk menambahkannya dengan layanan kamus online.

Sebelumnya saya sudah mencari layanan kamus online untuk searchplugins ini. Yang saya dapatkan adalah:

Saya menghubungi kontak situs-situs tersebut satu-persatu untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut tentang kapasitas server dan kemungkinan masalah pada lisensi pada sumber data. Sampai saat ini, saya mendapatkan jawaban dari orisinil.com, kamus-online.com, landak.com dan kapanlagi.com.

Kamus-online.com kemungkinan tidak jadi saya calonkan. Saya baru sadar kalau tujuan utama situs ini ‘mungkin’ untuk menerjemahkan Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris, yang menurut saya, keperluannya ‘lebih sedikit’ untuk pengguna fx3-id jika nanti dipakai.

Saya suka tampilan orisinil.com yang mengadopsi gaya ‘Web 2.0′ seperti halnya kamus.net. Kode HTML-nya juga rapi dan kecil (damn! it’s only 2.5KB, you’ve got to be a div-expert man!) . Plugin Opensearch juga telah disediakan sebelumnya. Rasanya ini bisa jadi unggulan pertama dari segi tampilan. Walaupun tidak memiliki fitur ’searchsuggest’ seperi halnya kamus.net dan landak.com.

Landak.com memiliki antarmuka menarik, dengan tampilan kata-kata yang pernah dimasukkan sebelumnya. Cuma, halamannya memiliki ukuran yang cukup besar (sekitar 18KB, halaman saja). Menurut saya ini cukup mengganggu karena di Indonesia, fakir benwit adalah hal yang harus diperhitungkan.

Kapanlagi.com termasuk situs yang menyebutkan sumber data secara resmi, yang saya pikir sangat bagus, terutama jika anda sedang berusaha menterjemahkan dokumen resmi atau akademik. Lagi-lagi pertimbangan saya adalah ukuran halaman.

Pilihan lain yang cukup bagus sebenarnya adalah sederet.com, yang juga sudah menyertakan plugin Opensearch. Tapi sampai saat ini saya belum mendapatkan jawaban dari pihak mereka. Kamus.net juga cukup bagus. Selain plugin Opensearch mereka juga telah membuat ekstensi pencarian untuk menu konteks halaman.

Kenapa sih selalu ukuran halaman? Fakir benwit, apa pula itu?

Jika anda hidup di Indonesia dan anda memasang sambungan Internet di rumah, dial-up, speedy, dan GPRS, tentu saja anda peduli dengan besar tagihan internet anda. Untuk kasus dial-up, semakin besar halaman yang diunduh (dan semua gambar dan animasi flash-nya), semakin lama anda harus terhubung ke Internet, semakin banyak pula duit keluar dari kantong anda. Untuk kasus speedy, well, “Lha, man-eman kalau cuma cari kata aja sudah sekian byte, mending gua pake donlot yang laen dah”. Untuk kasus GPRS atau 3G atau CDMA, ini lebih sederhana, ukuran halaman berbanding lurus dengan jumlah duit di kantong. Tentu saja kasus speedy dan GPRS tidak berlaku untuk anda yang berlangganan paket tak terbatas. Tapi tentu saja, waktu anda banyak terbuang. And time is priceless.

Kalau anda mengakses Internet di kantor, yang pusing memang bukan anda, tapi administrator sistem anda yang komplen ke manajer dan kemudian komplen ke bagian keuangan dan kemudian ke direktur yang kemudian komplen ke HRD yang kemudian ke anda lagi (It’s that frenster and YM on your desktop? Hey admin, can we block them all?) :D

Sekian dulu, saya masih nunggu jawaban dari sederet dan inbahasa. Untuk kamus.web.id saya agak skeptis karena situsnya tidak bisa diakses. Saya juga tidak berharap banyak dari kamus.ugm.ac.id, entah kenapa ya?


Beri tanggapan

Your response:

Kategori