<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Hi PANDI, bukankah kita hidup di Indonesia?</title>
	<atom:link href="http://ewesewes.web.id/2008/07/14/hi-pandi-bukankah-kita-hidup-di-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ewesewes.web.id/2008/07/14/hi-pandi-bukankah-kita-hidup-di-indonesia/</link>
	<description>Yang sempat ketulis</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Jan 2012 07:06:10 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Syafrudin Abi-Dawira</title>
		<link>http://ewesewes.web.id/2008/07/14/hi-pandi-bukankah-kita-hidup-di-indonesia/#comment-176</link>
		<dc:creator><![CDATA[Syafrudin Abi-Dawira]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Dec 2008 04:33:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rodin.wordpress.com/?p=207#comment-176</guid>
		<description><![CDATA[Sebetulnya kalau misalnya situs web PANDI dwi-bahasa saja menurut saya sudah kurang tepat, apalagi berbahasa Inggris.

Kebijakan yang dirintis oleh pendahulu PANDI, yaitu PDTT-ID (Pengelola Domain Tingkat Tertinggi) pertama RMS Ibrahim adalah mewajibkan pendaftar untuk bisa berbahasa Indonesia, seperti terlihat di setiap Kebijakan yang masih diwarisi oleh PANDI, sebagaimana kutipan berikut:

- www.pandi.or.id/orid/
Kebijakan Nama Domain .or.id
1.  Ketentuan Umum
[.DIHAPUS.]
    * Pendaftar dianggap telah memiliki kemampuan teknis yang cukup, dapat berkomunikasi dalam bahasa Indonesia, serta mengerti dampak dari proses pendaftaran DTD-OR.ID.
[.DIHAPUS.]

Jalan pikiran RMS waktu itu adalah bahwa pendaftar domain yang berasal dari luar negeri tetap harus mempunyai wakil di Indonesia, jadi tidak perlu ada versi Bahasa Inggrisnya. Dan kenyataannya perusahaan PMA memang pasti ada orang Indonesianya kan ? Bahkan yang bukan perusahaan PMA seperti Google dan Yahoo juga tidak bermasalah dengan ini, terbukti google.co.id atau yahoo.co.id ada.

Sementara kebijakan PANDI sekarang kalau melihat nada tulisan dalam:
http://www.pandi.or.id/brief-guide-in-english/
[.DIHAPUS.]
Information about .id can be found at http://www.pandi.or.id website (still in Indonesian language only)
[.DIHAPUS.]
Sepertinya ke depan situs PANDI akan menjadi dwi-bahasa. Menurut saya kata &quot;still&quot; di situ dihapus saja.

Menurut saya wajar kita &quot;memaksa&quot; orang lain belajar bahasa kita atau menyewa jasa orang kita untuk kepentingan yang berhubungan dengan domain negeri ini.

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung !!!]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebetulnya kalau misalnya situs web PANDI dwi-bahasa saja menurut saya sudah kurang tepat, apalagi berbahasa Inggris.</p>
<p>Kebijakan yang dirintis oleh pendahulu PANDI, yaitu PDTT-ID (Pengelola Domain Tingkat Tertinggi) pertama RMS Ibrahim adalah mewajibkan pendaftar untuk bisa berbahasa Indonesia, seperti terlihat di setiap Kebijakan yang masih diwarisi oleh PANDI, sebagaimana kutipan berikut:</p>
<p>- <a href="http://www.pandi.or.id/orid/" rel="nofollow">http://www.pandi.or.id/orid/</a><br />
Kebijakan Nama Domain .or.id<br />
1.  Ketentuan Umum<br />
[.DIHAPUS.]<br />
    * Pendaftar dianggap telah memiliki kemampuan teknis yang cukup, dapat berkomunikasi dalam bahasa Indonesia, serta mengerti dampak dari proses pendaftaran DTD-OR.ID.<br />
[.DIHAPUS.]</p>
<p>Jalan pikiran RMS waktu itu adalah bahwa pendaftar domain yang berasal dari luar negeri tetap harus mempunyai wakil di Indonesia, jadi tidak perlu ada versi Bahasa Inggrisnya. Dan kenyataannya perusahaan PMA memang pasti ada orang Indonesianya kan ? Bahkan yang bukan perusahaan PMA seperti Google dan Yahoo juga tidak bermasalah dengan ini, terbukti google.co.id atau yahoo.co.id ada.</p>
<p>Sementara kebijakan PANDI sekarang kalau melihat nada tulisan dalam:<br />
<a href="http://www.pandi.or.id/brief-guide-in-english/" rel="nofollow">http://www.pandi.or.id/brief-guide-in-english/</a><br />
[.DIHAPUS.]<br />
Information about .id can be found at <a href="http://www.pandi.or.id" rel="nofollow">http://www.pandi.or.id</a> website (still in Indonesian language only)<br />
[.DIHAPUS.]<br />
Sepertinya ke depan situs PANDI akan menjadi dwi-bahasa. Menurut saya kata &#8220;still&#8221; di situ dihapus saja.</p>
<p>Menurut saya wajar kita &#8220;memaksa&#8221; orang lain belajar bahasa kita atau menyewa jasa orang kita untuk kepentingan yang berhubungan dengan domain negeri ini.</p>
<p>Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: bayu</title>
		<link>http://ewesewes.web.id/2008/07/14/hi-pandi-bukankah-kita-hidup-di-indonesia/#comment-133</link>
		<dc:creator><![CDATA[bayu]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2008 06:37:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://rodin.wordpress.com/?p=207#comment-133</guid>
		<description><![CDATA[awalnya sedih juga sewaktu ngeliat register.net.id navigasinya menggunakan bahasa inggris.

hik,.. semoga orang pandi membaca post ini dan sadar karena website register.net.id emang harus di bahasa indonesiakan saja,..]]></description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>awalnya sedih juga sewaktu ngeliat register.net.id navigasinya menggunakan bahasa inggris.</p>
<p>hik,.. semoga orang pandi membaca post ini dan sadar karena website register.net.id emang harus di bahasa indonesiakan saja,..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

