Oleh: rodin | 4.08.2008

Pulang dari Mozilla Summit 2008

…alhamdulillah pulang dengan selamat…

Whistler sangat indah, terletak di pegunungan 700m di atas permukaan laut. Saya sempat naik ke ketinggian 2000m untuk meilhat Inukt di salah satu puncak gunung di sana.

Mozilla Summit 2008 adalah pertemuan para kontributor Mozilla terbesar yang pernah diselenggarakan, lebih dari 300 orang diundang. Mulai dari anak SMA hingga para sesepuh jaman Netscape ada di sini. Mulai dari programmer hingga marketing semuanya ada.

Saya secara khusus berdiskusi dengan Gen Kanai dari Mozilla Japan tentang Firefox di Indonesia. Perhitungan kasar bersama Gen & Ken menghasilkan angka kasar sekitar 2 juta lebih instalasi Firefox di Indonesia saja. Gen berkata wow banyak sekali ketika bercerita bahwa hampir setiap warnet di Indonesia dapat ditemukan Firefox karena hal yang sama belum terjadi di China dan Jepang.

Salah satu aspek penting yang saya utarakan adalah bagaimana cara membuat layanan dukungan untuk pengguna Firefox versi londo-amerika dalam tulisan berbahasa Indonesia. Masalahnya adalah setiap Firefox ditaut sedemikian rupa hingga daftar isi bantuan (menu Help), halaman web, dan tetek bengek web mozilla.com lainnya sehingga setiap versi londo-amerika (en-US) akan selalu mendapatkan versi en-US di webnya. Mungkin tidak terlalu masalah untuk dijadikan beranda (homepage) di browser, akan tetapi bagaimana pengguna dapat mendapatkan bantuan untuk Firefox dengan jelas dan bahasa yang lebih mudah dimengerti, sekalipun menu dan jendela dialog dalam bahasa Inggris (yang mungkin lebih familiar dengan para pengguna Firefox di Indonesia).

Kedua adalah aspek bandwidth, kita semua tahu betapa berharga dan mahalnya bandwidth (internasional) di Indonesia. Server cermin (mirror) sangat dibutuhkan secara lokal, mungkin IIX adalah lokasi yang tepat.

Beberapa mozillians bertanya ke saya apa yang membuat Firefox begitu populer di Indonesia. Saya hanya dapat menjawab mungkin peran lulusan sekolah & universitas berperan sangat besar. Para web developer yang notabene ujung tombak pembuat konten di Indonesia tanpa dipaksa selalu membuat web yang mereka buat tampil dengan baiknya di Firefox, IE, dan Opera. Secara sadar-tidak sadar, mereka mengimplementasikan standard web dalam produk yang mereka hasilkan.

Hari Rabu dibuka dengan laporan bug yang membuat hampir seluruh kontributor harus melewati jalan memutar gunung untuk mencapai bandara Vancouver selama hampir 7 jam. Akan tetapi bagi mereka yang berangkat pagi tidak ada yang menyesal karena kita dapat mengagumi keindahan ngarai dan tebing gunung Kanada sepuas-puasnya. Capek baru terasa setelah kita memasuki jalan tol :D

Dan hari Kamis dibuka dengan padamnya listrik karena truk laundry menyeruduk trafo hotel :) . Session dibikin lesehan dan tetap berlanjut walau seadanya.

Saya ngobrol dengan banyak orang mulai dari localizer China, Polandia, Lithuania, Israel, Perancis, Italia, Spanyol, Jerman, Kurdi, India, Jepang, Taiwan, Turki, Irlandia, Georgia, Korea, Portugis, Arab, wah sudah lupa lagi…

Yeah, cool resort, great place, great people, what else I can ask for?


Tanggapan

  1. Rom…wah..udah go internasional nich ya..makin melambung jauh rupanya…selamat ya..Barakallahu fik..
    ~ iid / Fisika2 ~

    [hahaha,. bukannya situ duluan? jadi, kapan?]

  2. Terima kasih bung Romi atas prakarsanya menerjemahkan Firefox (dan nantinya tentu juga Thunderbird dan saudara – saudara Firefox yang lain).

    Usaha yang bung lakukan bersama usaha penerjemahan komputer yang lain sering dianggap kecil oleh para cendekiawan kita, yang sering menganggap pengguna komputer sudah seharusnya fasih berbahasa Inggris.

    Semoga mereka sadar bahwa melalui usaha penerjemahan seperti inilah, maka cita – cita kita bersama agar e-Government, e-Procurement, dst, tersebar di seluruh Indonesia bisa terwujud. Jangankan di daerah tertinggal, di Jakarta atau Bandung sekalipun saya yakin sulit mewujudkan misalnya KTP daring (online) kalau sistem operasi dan perambannya masih berbahasa Inggris. Apa kata dunia kalau pemkot mensyaratkan penduduknya bisa berbahasa Inggris sebelum membuat KTP :-)

    Sekali lagi, terima kasih.

    Was-Salam
    Syafrudin

    [Komentar yang sangat menggugah. Thunderbird 3 akan dirilis dalam Bahasa Indonesia juga kok :) . Untuk sistem operasi berbahasa Indonesia, BlankOn sudah hadir cukup lama dan mantap jaya :) ]

  3. Sekedar informasi, tautan indonesia di http://www.mozilla.org/community/intl/index.html masih merujuk ke situs zaman Mozilla M12 yaitu http://www.mountbromo.com/tech/mozilla/mozilla-id.html, sepertinya perlu dipindah ke http://www.mozilla.web.id

    ps.
    Sekedar usul bagaimana kalau sementara http://www.mozilla.web.id belum dirilis, isinya diganti dengan spanduk Spreadfirefox dan SpreadThunderbird ?

    [Makasih bos, taut akan diperbaiki. Kalau masalah isi http://www.mozilla.web.id, sebenarnya saya masih menunggu templat yang 'katanya' selesai bulan ini :D - Romi]


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.