Seorang teman nan baik hati
Bersedia mampir berpayah-payah menunggu di atas roda besi
Tetap saja ia seperti dulu
Walau akhirnya dia berkata, giginya kini tak seperti dulu
Keliling-liling weekend plus hujan
Ah sialan, kenapa rintik menendang-nendang
Jadilah foto semua burek tak karauan
Tapi memang akunya yang goblok, menyalahkan alat cari-cari alasan
Besoknya Kipas mulai dibersihkan
Di saat matahari bersinar datang
Betapa betenya tak sempat foto-fotoan sekarang
Ya sudah mari kita selesaian pekerjaan
Betapa senangnya ada teman di sini
Ada tempat buat curhat dan tanya-tanya, jalan jalan, sana sini
Kampret, aku lupa bayar utang
Secangkir kopi dan kue apel nan enak dinikmati sambil ngobrol tidak keruan
Ya sudah, kini saatnya pergi
Melanjutkan hidup supaya lebih baik di hari nanti
Tentu saja, sang rechner sudah agak baikan
Moga-moga tetep jalan tanpa hambatan
Semoga dia selalu dilindungi
Dari segala yang membuat rapuh hati
Tapi aku percaya dia sangat pemberani
Lihatlah matanya yang selalu bersinar terang kini
Kapan ya kita ketemu lagi
Melihatmu semangat, sangat menggugah hati
Membuatku ikut semangat menjalani hidup ini
Semoga tuhan memberi kita umur berlebih tuk bersua lagi
waks….buka2 rahasia tentang
sensor…hihihihi[Hus, rahasia ko diobrolin, kakakaka
]
Oleh: noni on 23.11.2008
at 23:39:53