Oleh: rodin | 18.11.2008

Mit Freundin, Regen am Wochenende

Seorang teman nan baik hati
Bersedia mampir berpayah-payah menunggu di atas roda besi
Tetap saja ia seperti dulu
Walau akhirnya dia berkata, giginya kini tak seperti dulu

Keliling-liling weekend plus hujan
Ah sialan, kenapa rintik menendang-nendang
Jadilah foto semua burek tak karauan
Tapi memang akunya yang goblok, menyalahkan alat cari-cari alasan

Besoknya Kipas mulai dibersihkan
Di saat matahari bersinar datang
Betapa betenya tak sempat foto-fotoan sekarang
Ya sudah mari kita selesaian pekerjaan

Betapa senangnya ada teman di sini
Ada tempat buat curhat dan tanya-tanya, jalan jalan, sana sini
Kampret, aku lupa bayar utang
Secangkir kopi dan kue apel nan enak dinikmati sambil ngobrol tidak keruan

Ya sudah, kini saatnya pergi
Melanjutkan hidup supaya lebih baik di hari nanti
Tentu saja, sang rechner sudah agak baikan
Moga-moga tetep jalan tanpa hambatan

Semoga dia selalu dilindungi
Dari segala yang membuat rapuh hati
Tapi aku percaya dia sangat pemberani
Lihatlah matanya yang selalu bersinar terang kini

Kapan ya kita ketemu lagi
Melihatmu semangat, sangat menggugah hati
Membuatku ikut semangat menjalani hidup ini
Semoga tuhan memberi kita umur berlebih tuk bersua lagi


Tanggapan

  1. waks….buka2 rahasia tentang sensor…hihihihi

    [Hus, rahasia ko diobrolin, kakakaka :D ]


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.