Oleh: rodin | 24.11.2008

Teduhku…

…karena tidak konsen antara mata, kaki, tangan, hati, dan mulut dua hari terakhir ini

Hatiku hanya buatmu,
Takkan kita berpisah lagi,
Mungkin hanya di selebaran,
Gamblang, kau adalah sang bintang pujaan

O, cintaku! Hanya dalam petang,
Kau takkan melihat kilau di jalanan,
Saat itulah, kau akan memikirkanku,
Kar’na hanya denganmu, kuberbagi hidupku

Saat fajar, kita kan berpendar bersama,
Ku selalu berujar: aku selalu di sini untukmu, selamanya
Bicaraku, ku akan menjadi temanmu,
Sumpahku, ‘kan kupenuhi selalu

Kini sang hujan merintik tiba.
Dan kar’na kita masih bersama,
Kutawarkan padamu teduhku.
Ya teduhku, untukmu

Ya, begitulah kira-kira kata sang Penyanyi :D

(cemmanapulaini!ngasal!)


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.